Jadi Hak Rakyat, Ganjar Minta Pihak Tertentu Hentikan Politisasi Bansos

INDOPOS.CO.ID – Calon Presiden (Capres) nomor urut 3 Ganjar Pranowo meminta pihak-pihak tertentu menghentikan politisasi bantuan sosial (bansos). Sebab bantuan tersebut merupakan hak rakyat dan pemerintah wajib untuk memenuhinya.

“Jangan dipolitisasi, jangan dipolitisasi, karena itu haknya rakyat begitu ya, karena kan klaimnya biasa,” kata Ganjar beberapa waktu lalu.

Permintaan Ganjar dilatarbelakangi kenyataan belakangan ini, dimana pihak-pihak tertentu mengklaim bantuan sosial sebagai bentuk perhatian mereka terhadap rakyat. Karena itu, bantuan sosial yang digelontorkan secara besar-besaran ke sejumlah wilayah di Indonesia, diklaim sebagai bentuk perhatian mereka yang semakin besar terhadap kondisi sulit yang sedang dialami rakyat.

Ganjar setuju dengan pembagian bansos lebih besar dari biasa, sebab kondisi masyarakat saat ini memang sedang susah. Akan tetapi, masyarakat harus diberi pemahaman bahwa bantuan itu merupakan hak mereka, dan bukan jasa dari pihak tertentu yang saat ini sedang berlaga dalam Pileg dan Pilpres 2024.

“Maka masyarakat perlu tahu bahwa memang bansos itu hak mereka, tinggal penyalurannya saja yang diperbaiki,” ucap Ganjar.

Senada dengan Ganjar, Pakar Ilmu Politik dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Mada Sukmajati. Dia mengungkapkan, bantuan sosial (bansos) merupakan program negara yang anggarannya berasal dari APBN, sehingga tidak berkaitan dengan pemilu.

“Bansos ini kan memang program negara, jadi bukan program personal. Sehingga menjadi sangat penting untuk melakukan pendidikan politik kepada masyarakat bahwa bansos ini memang program negara, bukan program personal, apalagi dikaitkan dengan pemilu,” kata Mada, belum lama ini.

Belakangan, beredar narasi bahwa bansos selama ini adalah program Jokowi sehingga akan berhenti jika Prabowo-Gibran tidak memenangi Pilpres 2024.

Terkait politisasi bansos, TPN Ganjar-Mahfud mengusulkan agar bansos diberikan sesudah Pilpres, supaya mencegah terjadinya politisasi bansos seperti yang terjadi belakangan ini. (nas)

Baca Juga  harga sewa alat bangunan di Tangerang terupdate

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *